Archive for July, 2011

Gerak pada Tumbuhan

  • gerak pada tumbuhanberbeda dengan gerak pada hewan. gerak pada tumbuhan sangat lambat serta tidak terlihat oleh mata dan tidak berpindah tempat. gerak pada hewan dapat dilihat oleh mata dan berpindah tempat.
  • berdasarkan penyebabkan, gerak pada tumbuhan dibedakan menjadi gerak higroskopis dan gerak esionom. gerak higroskopis disebabkan oleh perubahan kadar air, sedangkan gerak esionom dipengaruhi oleh rangsangan dari luar.
  • gerak esionom dikelompokkan menjadi tiga, yaitu nasti, tropisme dan taksis.
  • gerak nasti dibedakan menjadi seismonasti, niktinasti, fotonasti, dan nasti kompleks.
  • gerak tropisme dibedakan menjadi fototropisme, geotropisme, tigmotropisme, dan hidrotropisme.
  • gerak taksis dibedakan menjadi fototaksis dan kemotaksis.

Fotosintesis

tumbuhan hijau merupakan organisme yang mampu membuat makanannya sendiri dengan mengambil zat-zat organik dari lingkungannya melalui proses fotosintesis.

  • penemuan fotosintesis dilakukan antara lain oleh Van Helmont, Joseph Priesley, jan Ingenhousz, Robert Meyer, F.F. Blackman, robert Hill.
  • proses fotosintesis pada tumbuhan hijau terutama terjadi didaun, yaitu didalam kloroplas. kloroplas terdapat di dalam sel-sel jaringan mesofil.
  • proses fotosintesis berlangsung melalui dua tahap reaksi, yaitu reaksi terang dan reaksi gelap. reaksi terang memerlukan cahaya. reaksi gelap berlangsung tanpa cahaya. reaksi fotosintesis secara sederhana adalah:
  • Air+karbondioksida cahaya glukosa+oksigen+air

klorofil

  • glukosa hasil fotosintesis merupakan sumber energi bagi manusia dan hewan. oksigen hasil fotosintesis dibutuhkan organisme lain untuk respirsai (pernapasan)
  • laju fotosintesis dipengaruhi oleh konsentrasi karbondioksida, intensitas cahaya, dan suhu

Sistem Peredaran Darah

Darah mengalir ke seluruh tubuh manusia melalui sistem peredaran darah. sistem peredaran darah didukung oleh alat-alat peredaran darah, yaitu jantung dan pembuluh darah.

  • Darah berfungsi: sebagai alat pengangkut, sebagai alat pertahanan tubuh dari penyakit, sebagai pengatur suhu tubuh, dan melakukan proses pembekuan darah.
  • darah tersusun atas sel-sel darah dan plasma darah. sel-sel darah terdiri dari sel darah merah, sel darah putih, dan keping darah.
    Plasma darah terdiri dari 90 % air dan 10 % zat-zat terlarut.sel darah merah berbentuk bulat pipih, cekung di tengah, dan tidak memiliki inti sel. sel darah merah mengandung hemoglobin yang memberikan warna merah pada darah. sel darah putih tidak memiliki bentuk tetap, dan memiliki inti sel. sel darah putih terdiri dari neutrofil, basofil, eosinofil, monosit, dan limfosit. keping darah memiliki bentuk yang tidak teratur dan tidak memiliki inti sel. plasma darah berwarna kekuningan dan berfungsi sebagai pengangkut sari makanan, hormon, dan zat sis metabolisme.
  • jantung terletak dalam rongga dada sebelah kiri diatas diafragma
  • jantung memiliki empat ruang, yaitu serambi kiri,serambi kanan, bilik kiri, dan bilik kanan. antara serambi kiri dan bilik kiri terdapat valvula bikuspidalis. antara serambi kanan dan bilik kanan terdapat valvula trikuspidalis.
  • pembuluh darah berfungsi mengalirkan darah. pembuluh darah terdiri dari pembuluh nadi, pembuluh balik, pembuluh kapiler. pembuluh nadi membawa darah keluar dari jantung, berdinding tebal, dan elastis. pembuluh kapiler sangat halus dan langsung berhubungan dengan sel-sel dalam jaringan tubuh.
  • sistem peredarah darah manusia merupakan sistem peredarah darah tertutup dan ganda. disebut peredaran darah ganda karena darah ke jantung dua kali dalam satu kali peredaran darah.
  • golongan darah dibagi menjadi golongan darah A,B, AB, dan O. Penggolongan ini berdasarkan perbedaan aglutinogen dan aglutinin yang terdapat dalam darah
  • kelainan dan penyakit pada sistem peredarah darah manusia antara lain anemia, thalasemia, hemofilia, leukimia, hipertensi, koronariasis, dan varises.

Sistem Pernapasan

  • Pernapasan adalah proses pertukaran oksigen dan karbondioksida dalam alat-alat pernapasan.
  • pertukaran oksigen dan karbondioksida terjadi antara alveolus dengan darah dalam kapiler dan darah dalam kapiler dengan sel-sel jaringan tubuh.
  • proses oksidasi (pembakaran) zat makanan didalam sel-sel tubuh menghasilkan energi. energi hasil respirasi digunakan untuk aktivitas hidup misalnya pertumbuhan, mempertahankan suhu tubuh, pembelahan sel, dan kontraksi otot.
  • alat pernapasan manusia terdiri dari rongga hidung, faring, laring, trakea dan paru paru
  • proses pernapasan terdiri dari dua proses yaitu inspirasi dan ekspirasi. pada saat inspirasi, rongga dada membesar karena otot antar tulang rusuk berkontraksi dan diafragma mendatar. pada saat ekspirasi rongga dada mengecil karena otot antar tulang rusuk relaksasi dan diafragma melengkung keatas (ke posisi semula).
  • paru-paru orang dewasa mampu menampung kira-kira lima liter udara. akan tetapi udara yang dihirup dan dihembuskan dan dihembuskan ke paru-paru sebanyak setengah liter.
  • penyakit pada sistem pernapasan antara lain asfiksi, TBC, bronkitis, tonsilitis, sinusitis, SARS, asma, kanker paru-paru, dan emfisema.
  • rokok mengandung bahan beracun, antara lain tar, nikotin dan karbon monoksida. tar merupakan karsinogen (substansi penyebab kanker). nikotin menyebabkan ketagihan, peningkatan detak jantung dan peningkatan tekanan darah.
  • penyakit yang dapat ditimbulkan akibat merokok antara lain bronkitis, emfisema, kanker paru-paru, dan penyakit jantung.
  • wanita hamil yang merokok memiliki resiko keguguran dan bayi yang dilahirkan akan kekurangan berat badan.

Sistem pencernaan

  • gizi yang terkandung dalam makanan harus mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan air.
  • makanan mengalami proses pencernaan agar dapat diserap oleh usus. proses pencernaan adalah proses perubahan makanan dari bentuk kasar (kompleks) menjadi bentu yang halus (sederhana) sehingga dapat diserap usus. proses pencernaan pada manusia dibedakan menjadi perncernaan secara mekanik, dan pencernaan secara kimiawi. pencernaan secaraan secara mekanik yaitu mengubah makanan menjadi halus. sedangkan perncernaan kimiawi, yaitu pencernaan dengan batuan enzim.
  • fungsi makanan adalah sebagai sumber energi, sebagai bahan pembangun tubuh, sebagai pengatur proses dalam tubuh dan pelindung tubuh.
  • makanan sumber energi adalah karbohidrat dan lemak. makanan sebagai bahan pembangun tubuh dalah protein. makanan sebagai pengatur dan pelindung tubuh adalah mineral, vitamin dan air.
  • ASI merupakan makanan pertama dan terbaik bagi bayi.
  • bahan tambahan makanan yang dapat mengganggu kesehatan manusia meliputi bahan pewarna, bahan pengawet, bahan pemanis buatan, dan bahan penyedap rasa.
  • alat pencernaan makanan manusia terdiri dari saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan. saluran pencernaan terdiri dari mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, dan anus. kelenjar pencernaan terdiri dari kelenjar ludah, kelenjar getah lambung, hati dan pankreas.
  • beberapa kelainan dan penyakit pada sistem pencernaan yaitu diare, sembelit, tukak lambung, radang usus buntu, dan radang pada dinding lambung.

Sistem Gerak

Gerak pada manusia dan vertebrata melibatkan tulang dan otot. tulang merupakan alat gerak pasif sedangkan otot adalah alat gerak aktif.

  • fungsi rangka adalah: menegakkan tubuh, memberi bentuk tubuh, melindungi organ tubuh yang lunak, tempat melekatnya otot, tempat pembentukan sel darah merah
  • penyusun rangka tubuh adalah tulang. tulang dibedakan menjadi tulang rawan (kartilago) dan tulang keras (osteon)
  • tulang rawan dibedakan menjadi 3, yaitu tulang rawan hialin, tulang rawan elastis, dan tulang rawan fibrosa. berdasarkan bentuknya, tulang rawan dibedakan menjadi tulang pendek, tulang pipih, dan tulang pipa.
  • rangka tubuh tersusun atas 3 tulang, yaitu tulang tengkorak, tulang badan, dan tulang anggota gerak.
  • tulang tengkorak dibadi menjadi tulang tengkorak bagian kepala dan tulang tengkorak bagian muka. tulang badan dibagi menjadi tulang belakang, tulang dada, tulang rusuk, tulang gelang bahu, dan tulang gelang panggul.
  • tulang anggota gerak dibagi menjadi tulang anggota gerak atas (tangan) dan tulang anggota gerak bawah (kaki).
  • hubungan antar tulang disebut artikulasi. berdasarkan dapat tidaknya digerakkan, artikulasi dibedakan menjadi diartosis, amfiartrosis, dan sinartrosis.
  • diartrosis merupakan hubungan antar tulang yang dapat digerakkan dengan bebas. diartrosis disebut juga sendi gerak. sendi gerak dibedakan menjadi sendi peluru, sendi engsel, sendi putar, sendi pelana, dan sendi geser.
  • amfiartrosis merupakan hubungan antar tulang yang dapat digerakkan dengan sangat terbatas.
  • sinartrosis merupakan antar tulang yang tidak dapat digerakkan sama sekali.
  • berdasarkan bentuk, susuna, dan cara kerjanya, otot manusia dibedakan menjadi tiga, yaitu otot lurik, otot polos, dan otot jantung.
  • cara kerja otot yaitu dengan kontraksi dan relaksasi. dengan kontraksi dan relaksasi otot menggerakkan tulang.
  • untuk menggerakkan tulang diperlukan keterlibatan otot, baik yang bekerja berlawanan (antagonis) maupun yang bekerja bersamaan (sinergis)
  • gerak pada hewan juga melibatkan tulang dan otot

Pertumbuhan dan Perkembangan

  • Pertumbuhan dan perkembangan merupakan salah satu ciri makhluk hidup
  • pertumbuhan adalah peristiwa perubahan biologis pada makhluk hidup yang berupa perubahan ukuran dan bersifat ireversibel. perubahan ukuran yang terjadi yaitu ukuran volume, tinggi, dan massa.
  • perkembangan adalah proses tercapainya kedewasaan atau tingkat yang lebih sempurna dari makhluk hidup
  • faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup antara lain gen, nutrisi, hormon, dan lingkungan( suhu udara, cahaya, serta kelembaban)
  • pada tumbuhan, terdapat tiga daerah pertumbuhan dan perkembangan yaitu daerah pembelahan, daerah pemanjangan, dan daerah diferensiasi.
  • pertumbuhan pada tumbuhan dapat dibedakan menjadi pertumbuhan primer dan pertumbuhan sekunder
  • pertumbuhan dan perkembangan pada hewan dibedakan menjadi 2 fase, yaitu pertumbuhan dan perkembangan fase embrionik serta pertumbuhan dan perkembangan pasca embrionik.
  • pertumbuhan dan perkembangan melalui tahap pembelahan zigot, gastrulasi, organogenesis. Sedangkan pertumbuhan dan perkembangan pasca embrionik terjadi untuk penyempurnaan alat-alat reproduksi.
  • metamorfosis terjadi pada serangga dan katak. metamorfosis pada serangga dibedakan menjadi metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna. contoh metamorfosis sempurna terjadi pada kupu-kupu, lalat, nyamuk, lebah, dan kumbang. Contoh metamorfosis tidak sempurna terjadi pada belalang, lipas, dan jangkrik.
  • selain metamorfosis, pada hewan juga terjadi pergiliran generasi antara generasi seksual dan generasi aseksual.Tahap-tahappertumbuhan dan perkembangan manusia dibedakan menjadi dua, yaitu masa pembuahan sampai lahir dan masa setelah lahir.
  • proses pembuahan sampai janin akan lahir terjadi didalam rahim (kandungan) ibu. Tahap pertumbuhan manusia didalam rahim yaitu pembuahan-zigot-embrio-janin.
  • masa setelah lahir, manusia akan mengalami tahap-tahap perkembangan mulai dari masa anak-anak, remaja, dewasa, dan manula.
  • masa anak-anak dimulai dari bayi lahir sampai menjelang remaja. Pada masa anak-anak terjadi perkembangan belajar dan hidup ditengah orang lain
  • masa remaja merupakan pertumbuhan dan perkembangan manusia yang mengalami pubertas. masa pubertas akan ditandai dengan adanya tanda-tanda seks sekunder pada laki-laki dan perempuan. remaja perempuan akan mengalami menstruasi.
  • masa dewasa ditandai dengan kemampuan laki-laki dan perempuan menghasilkan sel kelamin.

Keanekaragaman Makhluk Hidup dan Pelestariannya

  • makhluk hidup didunia ini sangat beranekaragam. keanekaragaman makhluk hidup dikelompokkan menjadi 5 kingdom yaitu Monera, Protista, jamur (Fungi), tumbuhan (Plantae), dan hewan (Animalia).
  • Monera:Makhluk hidup  bersel satu dan tidak memiliki membran inti sel. terdiri dari bakteri dan ganggang hijau biru.
  • Protista: Mikroorganisme yang memiliki ciri sama seperti hewan, seperti tumbuhan, dan seperti jamur. Protista yang menyerupai hewan, seperti tumbuhan, dan seperti jamur. Protista yang menyerupai hewan disebut juga protozoa. protozoa dikelompokkan dalam Rhizopoda, Flagellata, Ciliata, dan Sporozoa, Protista yang menyerupai tumbuhan disebut ganggang. Ganggang dikelompokkan menjadi Euglenophyta, Pyrrophyta, ganggang hijau (Chlorophyta), ganggang cokelat (Phaeophyta), ganggang merah (Rhodophyta), dan ganggang pirang (Crysophyta). Protista yang menyerupai jamur dikelompokkan dalam Myxomycota dan Oomycota.
  • Jamur (Fungi): menyerupai tumbuhan namun tidak memiliki klorofil. Hidup sebagai saprofit atau parasit. Dikelompokkan menjadi beberapa divisi, antara lain Zygomycota, Ascomycota, Basidiomycota, dan Deuteromycetes.
  • Tumbuhan (Plantae). Berdasarkan ada tidaknya berkas pembuluh pengangkut, tumbuhan dibagi menjadi dua divisiyaitu tumbuhan berpembuluh dan tumbuhan tidak berpembuluh. Tumbuhan tidak berpembuluh adalah tumbuhan yang belum memiliki akar, batang, dan daun sejati. Tumbuhan tidak berpembuluh meliputi lumut . tumbuhan berpembuluh adalah tumbuhan yang telah memiliki akar, batang dan daun sejati. Tumbuhan berpembuluh meliputi tumbuhan paku dan tumbuhan berbiji. Lumut hati dianggap sebagai “tumbuhan peralihan”  dari tumbuhan talus ke tumbuhan kormus. Lumut mengalami pergiliran keturunan yang disebut metagenesis. Lumut dikelompokkan menjadi dua kelas yaitu lumut daun dan lumut hati. Lumut yang disebut lumut kerak sebenarnya adalah ganggang dan jamur yang hidup bersama dan saling menguntungkan. Lumut kerak disebut “tumbuhan perintis” karena dapat tumbuh di tempat yang kering dan menjadi perintis bagi tumbuha lainnya. Seperti lumut, tumbuhan paku juga dikelompokkan menjadi 4 kelas, yaitu paku purba, paku kawat, paku ekor kuda, dan paku sejati. Tumbuhan berniji adalah semua tumbuhan yang berkembang biak menjadi biji. Tumbuhan berbiji disebut juga tumbuhan berbunga. Tumbuhan berbiji dikelompokkan menjadi 2 kelas yaitu tumbuhan berbiji terbuka dan tumbuhan berbiji tertutup. Cirri utama tumbuhan berbiji terbuka adalah bakal bijinya tidak terbungkus oleh daun buah atau daging buah. Berdasarkan jumlah keeping bijinya (kotiledon), tumbuhan berbiji tertutup dikelompokkan menjadi tumbuhan berkeping dua (dikotil) dan tumbuhan berkeping satu (monokotil). Tumbuhan dikotil memiliki cirri-ciri berkeping dua, berakar tunggang, batang berkambium, daun dengan tulang daun menjari atau menyirip, dan bunga yang bagia-bagiannya berjumlah dua, empat, lima atau kelipatannya. Tumbuhan dikotil meliputi beberapa suku antara lain suku jarak-jarakan, suku terung-terungan, suku jambu-jambuan, suku komposite, suku kacang-kacangan, suku petai-petaian, suku johar-joharan, dan suku kapas-kapasan. Tumbuhan monokotil memiliki cirri-ciri biji berkeping satu, berakar serabut, batangnya lurus tidak bercabang-cabang. Batang tidak berkambium, daun berbentuk pita dengan tulang daun sejajar dan memiliki pelepah daun, serta bunga yang bagian-bagiannya berjumlah tiga atau kelipatannya. Tumbuhan monokotil meliputi beberapa suku, antara lain suku pinang-pinangan, suku rumput-rumputan, suku pisang-pisangan, suku jahe-jahean, dan suku anggrek-anggrekan.
  • Hewan (animalia). Hewan dikelompokkan menjadi 2 berdasarkan ada atau tidaknya tulang belakang, yaitu vertebrata dan invertebrate. Vertebrata adalah hean yang memiliki tulang belakang dan invertebrate adalah hewan yang tidak memiliki tulang belakang. Invertebrate dikelompokkan menjadi delapan filum, yaitu hewan berpori (porifera), hewan berongga (coelenterate), cacing pipih (Platyhelminthes), cacing gilig (nemathelminthes), caacing gelang (annelid), hewan bertubuh lunak (Mollusca), hewan bertubuh beruas-ruas (Arthropoda), dan hewan berkulit duri (Echinodermata). Setiap filum memiliki cirri khas tertentu, yaitu sebagai berikut:
  • Hewan berpori: memiliki pori pada tubuhnya
  • Hewan berongga: memiliki rongga pada tubuhnya
  • Cacing pipih: memiliki bentuk tubuh pipih
  • Cacing gilig: memiliki bentuk tubuh gilig (silindris)
  • Cacing gelang: memiliki bentuk tubuh bulat memanjang dan beruas-ruas
  • Hewan bertubuh lunak: memiliki tubuh lunak dan sebagian memiliki cangkang
  • Hewan bertubuh beruas-ruas: memiliki  tubh yang beruas-ruas
  • Hewan berkulit duri: memiliki tubuh berkulit duri. Vertebrata dikelompokkan menjadi lima kelas, yaitu ikan (Pisces), amfibi (Amphibia), hewan melata atau reptile (Reptilia), burung atau unggas (Aves), dan hewan menyusui atau mamalia (Mammalia)
  • Setiap kelas memiliki cirri khas tertentu:
  • Ikan tubuhnya bersisik, umumnya bernapas dengan insang, hidup di air, dan bergerak dengan menggunakan sirip
  • Amfibi: tubuhnya terbungkus kulit yang lunak dan berlendir, tidak bersisik, dapat hidup didarat dan air, serta memiliki alat gerak berupa dua pasang tungkai.
  • Reptil: tubuhnya bersisik, bernapas dengan paru-paru, dan alat geraknya berupa kaki
  • Burung: tubuhnya ditutupi bulu
  • Hewan menyususi atau mamalia: memiliki kelenjar susu dan tubuhnya ditutupi rambut
  • Keanekaragaman makhluk hidup harus dilestarikan. Pelestarian makhluk hidup dapat dilakukan secara in situ dan exsitu
  • Pelestarian keanekaragaman makhluk hidup yang berupa hutan, hewan liar, maupun hewan dan tumbuhan langka dapat dilakukan dengan membuat cagar alam, suaka marga satwa, taman nasional, taman wisata dan taman laut.

Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan

  • Polusi atau pencemaran lingkungan adalah peristiwa masuknya zat-zat atau komponen lain yang merugikan kedalam lingkungan. sesuatu yang menyebabkan polusi disebut polutan. ciri-ciri lingkungan tercemar antara lain sebagai berikut:
  • sungai: airnya berubah warna, berbau busuk, dan penuh dengan sampah
  • kolam, waduk, atau danau: ditumbuhi ganggang secara melimpah sehingga berubah hijau atau kebiruan
  • udara: membuat mata pedih dan pernapasan tidak nyaman
  • sumber-seumber pencemaran lingkungan dibedakan menjadi tiga kelompok, yaitu pencemaran kimiawi, fisik, dan biologis.
  • macam-macam pencemaran lingkungan adalah pencemaran udara, pencemaran tanah, dan pencemaran udara.
  • pencemaran air adalah peristiwa masuknyazat atau komponen lainnya ke dalam lingkungan perairan sehingga kualitas airnya terganggu. pencemaran air disebabkan antara lain oleh limbah industri, limbah pertanian, limbah rumah tangga, dan limbah minyak.
  • pencemaran udara adalah peristiwa masuknya zat, energi, atau komponen lainnya kedalam lingkungan udara. pencemaran udara antara lain disebabkan oleh karbon dioksida, karbon monoksida, silfur dioksida dan nitrogen oksida, CFC serta asap.
  • pencemaran tanah adalah peristiwa masuknya zat atau komponen lain ke dalam suatu areal tanah. Pencemaran tanah antara lain disebabkan oleh limbah industri , penambangan , dan hujan asam.
  • pencemaran suara adalah peristiwa masuknya suara atau bunyi yang sudah mengganggu lingkungan pemukiman penduduk. Pencemaran suara disebabkan antara lain oleh suara lalu lintas jalan raya, suara mesin pabrik, dan lingkungan sosial.
  • pencemaran lingkungan dapat dicegah dengan terlebih dahulu mengetahui sumber pencemarnya.
  • efek rumah kaca disebabkan oleh tingginya kadar karbon sioksida di atmosfer. efek rumah kaca dapat menaikkan suhu udara secara global sehingga dapat mengubah pola iklim diseluruh dunia
  • hutan memiliki manfaat yang sangat penting, yaitu:mencegah erosi, mempengaruhi kesuburan tanah, mempengaruhi persediaan air, sebagai sumber keanekaragaman hayati
  • penebangan hutan secara liar akan menimbulkan kerugian, yaitu: terjadinya erosi, hilangnya kesuburan tanah, berkurang bahkan hilangnya persediaan air tanah, banjir, berkurang bahkan hilangnya keanekaragaman hayati.

Komponen Ekosistem, Peran, dan Interaksinya

  • Setiap makhluk hidup memiliki lingkungan hidup yang sesuai untuk hidupnya
  • berdasarkan proses terbentuknya, ekosistem dapat terjadi secara alami dan secara buatan. semua ekosistem dibumi beserta atmosfer (udara) yang melingkupinya akan saling berinteraksi membentuk ekosistem yang sangat besar yang disebut biosfer atau ekosistem dunia.
  • satuan makhluk hidup dalam ekosistem meliputi individu (makhluk hidup tunggal), populasi (kumpulan individu sejenis yang menempati suatu daerah tertentu), dan komunitas (seluruh populasi makhluk hidup yang hidup pada suatu daerah tertentu).
  • ekosistem terbentuk dari komponen biotik dan komponen abiotik. berdasarkan peranannya, komponen biotik dikelompokkan menjadi produsen (penghasil), konsumen (pemakai), dan pengurai (dekomposer).
  • semua tumbuhan berklorofil  merupakan organisme autotrof. disebut demikian karena tumbuhan dapat membuat makanannya sendiri dengan menggunakan bahan baku yang diperoleh dari lingkungannya melalui proses fotosintesis.
  • organisme yang tidak mampu membuat makanannya sendiri disebut organisme heterotrof. organisme heterotrof berperan sebagai konsumen. hewan merupakan organisme heterotrof. berdasarkan jenis makanannya, hewan dibedakan menjadi herbivora, karnivora, dan omnivora.
  • tumbuhan heterotrof adalah tumbuhan yang tidak memiliki klorofil sehingga tidak dapat membuat makanannya sendiri
  • saling ketergantungan dalam ekosistem ada dua macam, yaitu saling ketergantunagn antar komponen biotik.
  • pada umumnya, didalam suatu ekosistem jumlah produsen lebih banyak daripada umlah konsumen tingkat 1, jumlah konsumen tingkat 1 lebih banyak dari konsumen tibgkat 2 dan seterusnya.keadaan tersebut digambarkan dalam bentuk piramida yang disebut piramida makanan.
  • bentuk piramida makanan menggambarkan konposis rantai makanan yang semakin ke atas massanya semakin kecil. hal ini terjadi agar dalam ekosistem ada suatu keseimbangan yang mantap.
  • pola interaksi organisme terjadi antara lain melalui simbiosis. simbiosis dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu simbiosis mutualisme, simbiosis parasitisme, dan simbiosis komensalisme.

« Previous entries