Aliran Energi dan Daur Biogeokimia


Matahari merupakan sumber energi bagi kehidupan. Pemanfaatan energi dalam ekosistem menimbulkan rantai makanan, jaring-jaring makanan, dan aliran energi. Rantai makan adalah berpindahnya makanan karena proses memakan dan dimakan yang dilihat dalam satu jalur. Energi yang dihasilkan dalam tiap trofik mencapai 90 % dan hanya 10% energi yang berhasil digunakan untuk kehidupan. Dengan demikian terjadi pemborosan energi. Karena itu semakin jauh jarak tranfer enrgi dari matahari, semakin kecil aliran energinya. Semakin kompleksnya jaring jaring makanan, menunjukkan semakin kompleksnya  aliran energi dan aliran materi, dan semakin stabil ekosistem itu. Piramida ekologi menggambarkan perbandingan jumlah makhluk hidup yang menempati setiap trofik pada suatu ekositem. Karena itu terdapat piramida jumlah individu, piramida jumlah biomassa, dan piramida energi. Daur biogeokimia diperlukan untuk kelestarian makhluk hidup dan ekosistem. Jika daur ini terhenti, maka kelestarian makhluk hidup mati dan ekosistem punah.

Nitrogen merupakan unsur penyusun asam amino, dan pembentuk protein. Tumbuhan menyerap nitrat dari tanah untuk dijadikan asam amino dan protein. Tumbuhan dimakan konsumer, nitrogen pindah ke tubuh konsumer. Urin, bangkai, dan tumbuhan yang mati diuraikan menjadi amonium dan amoniak. Bakteri mengubahnya hingga terbentuk nitrit dan akhirnya nitrat. Nitrat diserap tumbuhan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: