Pengelompokan Makhluk Hidup


Klasifikasi Makhluk Hidup:

dalam biologi, klasifikasi makhluk hidup dipelajari dalam cabang ilmu yang disebut taksonomi. Tujuan: Mempermudah dalam mempelajari dan mengenal berbagai macam makhluk hidup, mengetahui manfaat makhluk hidup untuk kepentingan manusia, mengetahui hubungan kekerabatan makhluk hidup, dan mengetahui hubungan kekerabatan antara makhluk hidup.

Urutan kategori makhluk hidup:

hewan: kingdom, filum, kelas, ordo, famili, genus, spesies

tumbuhan:kingdom,divisiordo, famili, genus, spesies

Sistem klasifikasi:

Berdasarkan sistem klasifikasi modern, makhluk hidup dibedakan menjadi 5 kingdom: Monera, protista, plantae, animalia, dan fungi.

  • Monera adalah organisme yang tidak memiliki selaput (membran) inti atau prokariotika. Misalnya bakteri dan ganggang biru.
  • Protista adalah organisme bersel satu dan memiliki selaput inti atau disebut eukariotika. Ciri umumnya adalah: Ada yang bersel satu dan bersel banyak, memiliki selaput inti, semua alga berklorofil sehingga disebut organisme autotrof, reproduksi dapat terjadi secara generati dengan konjugasi dan vegetatif dengan membelah diri, fragmentasi, dan spora.

Untuk mempermudah mempelajarinya, protista dibagi dalam 3 kelompok, protista mirip tumbuhan (alga), protista mirip hewan (protozoa), protista mirip jamur.

alga terdiri atas 4 filum: alga hijau (chlorophyta), alga keemasan(chrysophyta), alga coklat (phaeophyta), alga merah(rhodophyta).

Protozoa terbagi menjadi 4 kelas:

  1. Rhizopoda, bergerak dengan kaki semu (pseudopodium)
  2. Flagellata, bergerak dengan bulu cambuk (flagelata)
  3. Ciliata, bergerak dengan rambut getar (cilia)
  4. sporozoa, tidak memiliki alat gerak

Protista mirip jamur dibagi menjadi 2 divisi, myxomycota (jamur lendir plasmodial) dan Oomycota (jamur air)

  • Fungi (Jamur)

Ciri umum jamur adalah: tidak memiliki klorofil, hidup sebagai saprofit atau parasit, memiliki selaput inti, dinding sel terdiri atas aelulosa atau zat kitin, tubuh ada yang berbentuk benang (hifa) atau anyaman benang (miselium), tubuh tersusun oleh suatu sel atau banyak sel, reproduksi berlangsung secara generatif dan vegetatif. Fungi terdiri atas 4 divisi: zygomycota, ascomycota, basidiomycota, deuteromycota.

Zygomycota adalah jamur bersel banyak, berbentuk benang tanpa sekat. Zigomycota dapat berkonjugasi membentuk spora generatif, yaitu zigospora. Contoh:Jamur tempe( Rhizopus oryzae)

Ascomycota adalah jamur bersel banyak, berbentuk benang bersekat. Ascomycota adalah jamur bersel banyak, berbentuk benang bersekat. Ascomycota bereproduksi generatif dengan askospora, dan bereproduksi vegetatif membentuk konidia. Contoh: Penicilium notatum yang menghasilkan antibiotik.

Basidiomycota umumnya memiliki tubuh buah dan ukuran besar. Reproduksi generatif Basidiomycota dengan membentuk basidiospora. Contoh: jamur merang dan jamur kuping.

deuteromycota disebut juga jamur tidak sempurna( fungi imperfecti)karena tidak diketahui reproduksi generatifnya. Hifa bersekatdan dinding sel dari kitin. Contoh: jamur panu (Malassezia furfur)

  • Plantae (Tumbuhan)

Ciri umum tumbuhan adalah: eukariota, mengandung klorofil, tidak memiliki daya berpindah tempat, multiseluler, mempunyai organ kelamin sehingga menghasilkan keturunan.

Tumbuhan dibedakan menjadi 2 kelompok besar:

Tumbuhan tidak berpembuluh

tumbuhan yang termasuk kelompok tumbuhan tak berpembuluh adalah bryophyta. Ciri tumbuhan tidak berpembuluh adalah tidak memiliki akar, batang dan daun sejati. Lumut dapat dianggap tumbuhan peralihan karena memiliki batang, daun, dan akar smu (rizoid).

Lumut (Bryophyta) memiliki batang daun, dan akar semu (rizoid). Pada batang dan daun tidak terdapat pembuluh xilem dan floem, lumut dikelompokan menjadi 3 divisi, yaitu:Lumut hati (hepatophyta), lumut daun (bryophyta), dan lumut tanduk (antecerophyta)

Lumut mengalami pergiliran keturunan (metagenesis), yaitu fase gametofit dan sporofit.

Tumbuhan berpembuluh (tracheophyta)tubuhan berpembuluh adalah tumbuhan yang memiliki xilem dan floem. Tumbuhan berpembuluh meliputi tumbuhan paku (pteridophyta) dan tumbuhan biji (spermatophyta).

Tumbuhan paku

Ciri tumbuhan paku adalah mempunyai akar, batang, dan daun sejati (Chormophyta); pada akar, batang, dan daun terdapat xilem dan floem,; pada daun terdapat klorofil untuk fotosintesis. Daun subur (fertil) yang mengandung spora disebut sporofil sedangkan daun mandul (steril) tidak mengandung spora dan hanya untuk fotosintesis disebut tropofil; ujung daun menggulung ketika masih muda; paku berkembang biak dengan spora dan mengalami pergiliran keturunan (metagenesis), yaitu generasi gametofit dan sporofit. Tumbuhan paku dibagi dalam 4 divisi: paku lumut (Psilophyta), paku ekor kuda (Sphenophyta), paku kawat (Lycophyta), paku sejati (pterophyta).

Berdasarkan jenis spora yang hasilkan: paku homospora (isospora), ukuran spora sama besar dan sejenis, contoh Lycopodium cernuum (paku kawat); paku heterospora, menghasilkan makrospora (sel betina) dan mikrospora (sel jantan), contoh Selaginella (paku rane), dan Marsilea crenata (semanggi); paku peralihan, ukuran spora sama besar tapi berlainan jenis. Contoh: Equisetum debile.

Tumbuhan berbiji (Spermatophyta)

Tumbuhan berbiji adalah tumbuhan yang alat reproduksi generatifnya berupa biji. Tumbuhan bji dibagi dalam 2 kelompok, gymnospermae tumbuhan berbiji terbuka, dan angiospermae (tumbuhan berbiji tertutup).

Gymnospermae

ciri-ciri: bentuk berupa pohon; akar, batang, dan daun jelas terlihat; umumnya berakar tunggang; daun kecil dan tebal, ada yang menyerupai jarum, dan ada yang berdaun tipis lebar; belum punya bunga sesungguhnya; alat perkembangbiakan disebut runjung. Runjung jantan menghasilkan sel kelamin jantan sedangkan runjung betina menghasilkan sel kelamin betina.

Tumbuhan berbiji terbuka terbagi atas 4 divisi:

Cycadophyta

Divisi ini mempunyai bentuk batang dan daun yang menyerupai palem. Alat perkembangbiakan jantan dan betina terdapat pada pohon yang sama. Ccadophyta umumnya banyak digunakan sebagai tanaman hias. Contohnyapakis haji, Cycas rumphii, dan Cycassia mensis.

Gnetophyta

tumbuhan ini mempuntai bentuk batang yang keras dan daun yang tipis dan lebar. Pada umumnya alat perkembangbiakan jantandan betina berada pada pohon berlainan (berumah 2). Contoh melinjo Gnetum gnemon

Coniferophyta

Umumnya memiliki pohon besar, daun kecil, runcing seperti jarum, atau kecil tebal.Alat perkembang biakan berupa runjung, contohnya tusam (Pinus merkusii) dan damar (agathis alba).

Ginkgophyta

terdiri atas 1 spesies, yaitu Ginkgo biloba. Tumbuhan mencapai 30 meter, daun seperti kipas, dan berumah 2.

Tumbuhan biji tertutup sudah memiliki bunga yang sesungguhnya. Dibedakan menjadi tumbuhan berkeping satu (monokotil) dan tumbuhan berkeping 2 (dikotil).

Perbedaan tumbuhan monokotil dan dikotil:

Monokotil: akar serabut; ruas dan buku batang tampak jelas, batang tidak bercabang dan tidak dapat membesar; urat daun sejajar atau melengkung, bagian bunga tiga atau kelipatannya.

Dikotil: akar tunggang; ruas dan buku batang tidak ada, batang bercabang dan dapat membesar, urat daun menjari atau menyirip; bagian bunga empat, lima atau kelipatannya.

Kelas monokotil:

suku rumput-rumputan (graminae)

suku jahe-jahean (zingiberaceae)

suku palem-paleman (palmae)

Pisang-pisangan (Musaceae)

kelas tumbuhan dikotil:

suku getah-getahan (euphorbiaceae)

suku kacang-kacangan (papilionaceae)

suku terung-terungan (solanaceae)

suku jeruk (rutaceae)

suku jambu-jambuan (myrtaceae)

suku kapas-kapasan (malvaceae)

  • Animalia

Ciri umum:eukariotika, tidak mempunyai klorofil, mampu bergerak, multiseluler

Hewan terdiri dari 2 kelompok besar;

avertebrata dan vertebrata.

Hewan avertebrata. Ciri: tidak bertunag belakang, susunan saraf di ventral saluran pencernaa, jantung diatas saluran pencernaan, ada yang hermaprodit ada juga yang gonokris, reproduksi dapat terjadi secara vegetatif dan atau generatif.

Macam filum:

Porifera, Cnidaria,Platihelminthes, Nematohelminthes, Annelida, Molusca, Echinodermata, Arthropoda

Hewan vertebrata:

superkelas:

pisces (ikan)

tetrapoda:amphibia, reptilia, aves, mammalia

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: