Category Archives: MATERI & SOAL BIOLOGI KELAS IX

Butuh referensi materi dan soal ujian biologi, saya akan menyediakannya disini

Soal Bioteknologi

Standard

1. Berikut ini yang bukan termasuk bioteknologi adalah ….

a. pemanfaatan jamur untuk membuat

tape

b. pemanfaatan jamur untuk membuat

kecap

c. menggabungkan dua sifat tanaman

dengan cara okulasi

d. pemanfaatan bakteri untuk membuat

asam cuka

2. Berikut ini ciri-ciri bioteknogi modern,

kecuali ….

a. penggunaan teknologi plasmid

b. memanfaatkan enzim

c. memanfaatkan prinsip-prinsip ilmiah

d. belum mengenal pemanfaatan enzim

3. Dalam bioteknologi melibatkan ilmuilmu

berikut, kecuali ….

a. mikrobiologi c. biokimia

b. genetika d. ekologi

4. Mikroorganisme yang berperan dalam

pembuatan yoghurt adalah ….

a. Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus

cremoris

b. Streptococcus lactis dan Leuconostoc

cremoris

c. Rhizopus oryzae dan Rhizopus

stoloniferus

d. Saccharomyces cerevisiae dan

Aspergillus oryzae

5. Berikut ini jenis makanan yang dapat

diolah dari susu, kecuali ….

a. keju c. yoghurt

b. mentega d. nata de coco

6. Mengembangnya roti akibat fermentasi,

karena khamir menghasilkan ….

a. glukosa

b. air

c. gas karbondioksida

d. gas oksigen

7. Jamur Aspergillus oryzae berperan dalam

pembuatan ….

a. tape c. oncom

b. tempe d. kecap

8. Berikut ini yang tergolong protein sel

tunggal adalah ….

a. protein tempe

b. protein susu

c. protein sel ganggang

d. protein telur

9. Suatu zat yang dihasilkan organisme

tertentu dan berfungsi menghambat

pertumbuhan organisme lain di sekitarnya

disebut ….

a. antibodi monoklonal

b. vaksin

c. antibiotika

d. hormon

10. Organisme transgenik adalah ….

a. organisme yang mengandung gen

dari spesies lain

b. organisme yang tidak mempunyai

DNA

c. organisme yang mempunyai plasmid

d. organisme yang mengandung inti/

nukleus

11. Berikut ini yang termasuk bahan bakar

hasil pengembangan bioteknologi adalah

….

a. biogas c. gas LPG

b. batu bara d. minyak

12. Teknik bercocok tanam yang paling

tepat untuk diterapkan di lahan yang

terbatas adalah ….

a. kultur jaringan

b. rotasi tanaman

c. hidroponik

d. ladang berpindah

13. Media bertanam hidroponik yang paling

berhasil dan paling mudah untuk

diterapkan adalah ….

a. air

b. pasir

c. pecahan batu bata

d. styrofoam

14. Dalam menggunakan antibiotik kita

dianjurkan untuk tidak berhenti sebelum

obat habis (sesuai anjuran dokter).

Hal itu dilakukan supaya ….

a. bakteri kebal

b. bakteri mati

d. bakteri lemah

e. bakteri tidak aktif

15. Aeroponik mempunyai arti ….

a. pemberdayaan air

b. pemberdayaan udara

c. pemberdayaan tanah

d. pemberdayaan lahan

1. Apa yang dimaksud bioteknologi?

2. Sebutkan mikroorganisme yang berperan

dalam pembuatan produk makanan

berikut.

a. Keju c. Kecap

b. Roti d. Tape

3. Apakah yang dimaksud protein sel

tunggal? Sebutkan keunggulannya.

4. Sebut dan jelaskan metode yang dapat

diterapkan dalam hidroponik.

5. Bagaimana dampak bioteknologi terhadap

lingkungan?

Soal Pewarisan Sifat

Standard

1. Kromosom haploid merupakan kromosom

yang ….

a. jumlahnya setengah dari kromosom

sel kelamin

b. jumlahnya dua kali kromosom sel

kelamin

c. tidak berpasangan

d. berpasang-pasangan

2. Jika kromosom diploid suatu organisme

adalah 48, jumlah kromosom

haploidnya adalah ….

a. 48 pasang c. 24 pasang

b. 48 buah d. 24 buah

3. Jumlah kromosom diploid pada sel

tubuh manusia adalah ….

a. 48 buah c. 24 buah

b. 46 buah d. 23 buah

4. Filial merupakan ….

a. induk dari suatu persilangan

b. keturunan dari suatu persilangan

c. sifat beda dari suatu persilangan

d. gamet dari suatu persilangan

5. Sel zigot manusia mempunyai 46 kromosom

yang berasal dari ….

a. sel telur 21 dan sel sperma 25

b. sel telur 22 dan sel sperma 24

c. sel telur 23 dan sel sperma 23

d. sel telur 24 dan sel sperma 22

6. Berikut ini terdapat beberapa macam

genotipe:

1. AaBb 4. aaDD

2. Aabb 5. CcDD

3. CcDd

Genotipe yang heterozigot sempurna

ditunjukkan oleh nomor ….

a. 1 dan 3 c. 3 dan 4

b. 2 dan 3 d. 4 dan 4

7. Sifat warna bunga merah dan bentuk

biji lonjong merupakan contoh ….

a. fenotipe c. gen

b. genotipe d. kromosom

8. Faktor penentu sifat pada makhluk

hidup adalah ….

a. genotipe c. gen

b. kromosom d. nukleus

9. Ilmu yang mempelajari tentang penurunan

sifat makhluk hidup disebut ….

a. genotipe c. ekologi

b. genetika d. taksonomi

10. Seorang anak lahir dari rahim ibunya.

Oleh karena itu, sifat yang dimilikinya

selalu ….

a. lebih banyak ditentukan oleh ayahnya

b. lebih banyak ditentukan oleh sifat

ibunya

c. ditentukan oleh sifat ayah dan

ibunya

d. tidak dipengaruhi oleh sifat yang

dibawa ayah dan ibu

11. Alasan Mendel menggunakan kacang

ercis dalam percobaannya, antara lain

….

a. cepat berbuah

b. tahan lama

c. tanaman menahun

d. berbunga menarik

13. Tanaman kapri berbunga merah disilangkan

dengan kapri berbunga putih.

F1 100% berupa kapri berbunga merah.

Hal itu menunjukkan bahwa ….

a. sifat merah resesif terhadap putih

b. sifat putih resesif terhadap merah

c. sifat putih intermediat terhadap

merah

d. sifat merah resesif terhadap putih

14. Jeruk berbuah manis (MM) disilangkan

dengan jeruk berbuah asam (mm).

F1 yang dihasilkan adalah jeruk

berbuah manis (Mm). Jika sesama F1

disilangkan dihasilkan keturunan kedua

(F2)  1MM:2Mm:1mm

Jika pada F2 diperoleh 240 keturunan,

jumlah keturunan yang berbuah manis

heterozigot adalah ….

a. 60 c. 120

b. 90 d. 240

15. Ercis biji bulat disilangkan dengan

ercis biji kisut. Jika bulat bersifat

dominan yang muncul adalah…

a. 50 % bulat : 50 % kisut

b. 75 % bulat : 25 % kisut

c. 100 % kisut

d. 100 % bulat

16. Kelinci hitam dengan genotipe Hh

dikawinkan dengan kelinci putih bergenotipe

hh. F1 pada perkawinan

tersebut adalah ….

a. 100 % hitam

b. hitam : putih = 3 : 1

c. hitam : putih = 3 : 1

d. hitam : putih = 1: 1

17. Dalam suatu persilangan, sifat resesif

tidak tampak pada fenotipe keturunannya

jika ….

a. gen resesif hilang

b. gen resesif berpasangan dengan

gen dominan

c. gen dominan bertambah

d. gen resesif berkurang

18. Persilangan antarsesama F1 menghasilkan

F2 dengan perbandingan genotipe

MM : Mm : mm = 1 : 2 : 1. Jika

diketahui gen M dominan terhadap gen

m, kemungkinan untuk mendapatkan

individu homozigot resesif adalah ….

a. 25 % c. 75 %

b. 50 % d. 100 %

19. Kambing berbulu hitam (Hh) disilangkan

dengan kambing berbulu putih

(hh). Gamet pada persilangan tersebut

adalah ….

a. Hh dan hh c. h dan h

b. Hh dan Hh d. H dan h

 

1. Apakah perbedaan gonosom dan

autosom?

2. Jelaskan pengertian dari istilah-istilah

berikut.

a. Genotipe d. Resesif

b. Fenotipe f. Intermediet

c. Dominan e. Heterozigot

3. Tentukan macam-macam gamet individu

berikut.

a. TTMM c. TtMM

b. TtMm d. TtMMLl

4. Tanaman bunga mawar merah disilangkan

dengan tanaman bunga mawar

putih. Keturunan pertama (F1)

dari persilangan tersebut 100% berupa

tanaman bunga mawar merah muda.

Jika diketahui M adalah gen merah dan

m adalah gen putih, tentukan perbandingan

genotip dan fenotip keturunan

kedua (F2) dari persilangan tersebut.

5. Tanaman mangga berbuah manis kecil

disilangkan dengan tanaman mangga

berbuah asam besar. Persilangan tersebut

menghasilkan keturunan pertama

(F1) tanaman mangga berbuah

manis besar. Jika diketahui M adalah

gen manis dominan terhadap gen

asam, yaitu m dan B adalah gen besar

dominan terhadap gen buah kecil,

yaitu b, tentukanlah hal-hal berikut.

a. Rasio genotipe F2.

b. Rasio fenotipe F2.

c. Persentase tanaman yang berbuah

manis besar homozigot pada F2 .

d. Kemungkinan tanaman yang bergenotipe

MmBb pada F2

Soal Kelangsungan Hidup Makhluk Hidup

Standard

1. Adaptasi pada makhluk hidup berfungsi

untuk ….

a. mendapat ruang hidup yang lebih

luas

b. dapat berkembang biak dengan baik

c. mempertahankan hidupnya lebih

lama

d. mendapatkan cukup makanan yang

sesuai

2. Di antara fenomena berikut yang bukan

termasuk adaptasi adalah ….

a. taring harimau runcing dan tajam

b. anggota gerak depan burung berupa

sayap

c. daun jagung berwarna putih atau

albino

d. tanaman jati meranggas pada musim

kemarau

3. Pada siang hari yang panas, kerbau senang

berkubang pada air berlumpur.

Kesenangan kerbau tersebut termasuk

….

a. penyesuaian diri terhadap air

b. penyesuaian diri secara morfologi

c. penyesuaian diri secara fisiologi

d. penyesuaian diri secara tingkah laku

4. Salah satu bentuk adaptasi morfologi

hewan yang hidup di air adalah ….

a. tubuhnya bersisik

b. berkembang biak dengan bertelur

c. alat geraknya berupa sirip

d. pembuahannya terjadi di luar tubuh

7. Serangga dengan tipe mulut menggigit

dijumpai pada ….

a. belalang dan jangkrik

b. belalang dan kutu anjing

c. lalat dan kupu-kupu

d. gangsir dan walang sangit

9. Pada saluran pencernaan herbivora

terdapat enzim selulase yang sangat

penting untuk ….

a. mencernakan makanan yang berupa

karbohidrat

b. menjaga dari kerusakan usus

c. membantu mencernakan lemak

d. mencernakan makanan yang berupa

protein

10. Contoh peristiwa mimikri, yaitu bentuk

adaptasi ….

a. fisiologi pada herbivora

b. tingkah laku pada cecak

c. tingkah laku pada pohon jati

d. tingkah laku pada bunglon

11. Mamalia yang hidup di dalam air sering

muncul ke atas permukaan air

dengan tujuan untuk ….

a. mendapatkan sinar matahari

b. menghirup oksigen bebas

c. mencari makanan di permukaan air

d. mengembuskan air mancur

12. Ikan hiu tidak dapat hidup di air tawar

karena ….

a. arus airnya sangat deras

b. kadar garamnya sangat rendah

c. intensitas cahayanya sangat tinggi

d. airnya terlalu jernih

13. Berikut ini hewan yang tingkat reproduksinya

rendah adalah ….

a. tikus c. ayam

b. sapi d. badak

14. Satu-satunya bangsa dinosaurus yang

bertahan hidup hingga sekarang adalah

….

a. buaya c. tokek

b. komodo d. salamander

15. Adaptasi berikut berkaitan dengan pertahanan

diri terhadap musuh, kecuali

….

a. trenggiling akan menggulung tubuhnya

apabila didekati musuh

b. paus menyemprotkan air mancur

dari atas kepalanya

c. tupai virginia akan pura-pura mati

jika didekati anjing

d. bunglon mengubah warna tubuh

sesuai dengan lingkungannya

16. Semburan air mancur yang dikeluarkan

paus pada saat muncul di permukaan

air merupakan ….

a. air yang tidak dikeluarkan dalam

bentuk urin

b. sisa air yang diminum oleh paus

c. air yang telah diambil oksigennya

d. uap air sisa pernapasan yang telah

jenuh

17. Rayap dewasa sering memakan kembali

kelupasan kulitnya. Hal itu bertujuan

untuk ….

a. mendapatkan makanan yang mudah

b. membersihkan lingkungan sekitarnya

c. mengurangi pengeluaran air

d. mendapatkan kembali flagellata

18. Lumba-lumba termasuk jenis mamalia

yang hidup di air. Hewan tersebut menyesuaikan

diri dengan cara ….

a. bernapas dengan insang

b. reproduksi dengan telur

c. alat gerak berupa sirip

d. kulitnya tertutup oleh sisik

19. Salah satu penyebab punahnya suatu

jenis makhluk hidup adalah ….

a. laju kelahiran lebih besar daripada

laju kematian

b. laju kematian lebih besar daripada

laju kelahiran

c. usianya hanya terbatas

d. tidak dapat berkembang biak

20. Punahnya dinosaurus pada 65 juta tahun

yang lalu disebabkan karena ….

a. tidak mampu menyesuaikan diri

terhadap perubahan lingkungan

b. adanya wabah penyakit

c. kalah bersaing dengan hewan-hewan

lainnya

d. jumlah keturunan hanya sedikit

1. Apa yang dimaksud adaptasi morfologi?

Berikan tiga contoh adaptasi

morfologi pada hewan.

2. Bagaimana adaptasi tubuh manusia

terhadap kadar oksigen yang rendah di

pegunungan?

3. Bagaimana alam melakukan seleksi

terhadap makhluk hidup di dalamnya?

 

4. Organisme ada yang mempunyai tingkat

reproduksi tinggi dan ada yang

tingkat reproduksinya rendah. Jelaskan

maksudnya dan berilah contoh.

5. Sebutkan tiga perbedaan antara perkembangbiakan

generatif dan perkembangbiakan

vegetatif.

 

Sistem Koordinasi dan Alat Indra pada Manusia

Standard

1. Pernyataan yang benar mengenai

akson adalah ….

a. Berfungsi menjalarkan impuls saraf

menjauhi badan sel saraf

b. Jumlahnya lebih dari satu

c. Berfungsi menjalarkan implus saraf

menuju badan sel saraf

d. Merupakan tonjolan sitoplasma

yang tidak terlalu panjang

3. Lekukan di antara segmen-segmen

mielin mempunyai fungsi ….

a. menghasilkan neurotransmiter

b. memungkinkan makanan masuk ke

akson

c. mempercepat transmisi impuls

saraf

d. memperlambat transmisi impuls

saraf

4. Saraf sensoris mempunyai fungsi ….

a. meneruskan impuls dari sel saraf

yang satu ke sel saraf yang lain

b. membawa impuls saraf dari otak ke

kelenjar

c. membawa impuls saraf dari otak ke

otot

d. meneruskan rangsang dari reseptor

ke saraf pusat

5. Saraf yang ukuran aksonnya selalu lebih

panjang daripada dendritnya

adalah ….

a. saraf penghubung

b. saraf indra

c. saraf penggerak

d. saraf sensoris

6. Saraf pusat terdiri atas ….

a. otak besar dan otak kecil

b. otak dan sumsum tulang belakang

c. sumsum spinal dan sumsum lanjutan

d. otak dan sumsum lanjutan

7. Perhatikan pernyataan berikut.

1. Pengendali kegiatan yang disadari

2. Pusat pengatur suhu tubuh

3. Pengatur keseimbangan tubuh

4. Pusat pengatur pernapasan

5. Pusat gerak refleks

Fungsi sumsum lanjutan ditunjukkan

oleh nomor ….

a. 1 dan 2 c. 3 dan 5

b. 2 dan 4 d. 4 dan 5

8. Urat saraf otak dan urat saraf sumsum

spinal merupakan bagian dari ….

a. saraf otonom c. saraf sadar

b. saraf tepi d. saraf pusat

9. Gerak refleks merupakan ….

a. gerak yang disadari sebelumnya

b. gerak yang disadari setelah terjadi

c. gerak yang berpusat di otak

d. gerak yang tidak disebabkan oleh

rangsang

10. Lapisan bola mata yang berwarna

putih dan keras disebut ….

a. sklera c. lensa

b. retina d. pupil

11. Ada orang yang kurang mampu membedakan

warna. Ketidakmampuan mata

dalam membedakan warna disebut

….

a. astigmatisma c. katarak

b. buta warna d. miopi

12. Organ korti yang merupakan alat pendengaran

terdapat dalam ….

a. saluran eustachius

b. saluran setengah lingkaran

c. rumah siput (kloaka)

d. ampula

13. Membran timpani yang menangkap

getaran suara terdapat di bagian ….

a. telinga luar

b. telinga tengah

c. telinga dalam

d. saluran eustachius

14. Telinga kita hanya mampu mendengar

suara yang frekuensinya antara ….

a. 20 Hz–100 Hz

b. 20 Hz–1.000 Hz

c. 20 Hz–20.000 Hz

d. 100 Hz–50.000 Hz

15. Berikut ini merupakan fungsi kulit,

kecuali ….

a. sebagai indra peraba

b. sebagai alat pengeluaran

c. sebagai alat pengatur suhu tubuh

d. sebagai pembuat sel-sel darah

B. Jawablah soal-soal berikut dengan singkat dan tepat.

1. Otak besar manusia terdiri atas bagian

belakang, bagian samping, bagian depan,

dan bagian tengah. Jelaskan

fungsi dari masing-masing bagian

tersebut.

2. Bagaimana hubungan antara aktivitas

anggota badan kiri dan kanan dengan

perkembangan otak manusia?

3. Apa yang dimaksud daya akomodasi

mata?

4. Sebutkan beberapa penyebab gangguan

pada telinga.

5. Jelaskan proses terjadinya mengecap

suatu zat.

Sistem Reproduksi pada Manusia

Standard

1. Berikut ini yang bukan termasuk organ

reproduksi pada pria adalah ….

a. testis

b. tuba fallopi

c. vas defferens

d. penis

2. Berikut ini yang termasuk organ

reproduksi pada wanita adalah ….

a. testis c. vagina

b. vas defferens d. penis

6. Selain menghasilkan sel sperma, testis

juga berfungsi sebagai tempat pembentukan

hormon ….

a. insulin c. progesteron

b. estrogen d. testesteron

7. Seorang wanita sudah tidak produktif

untuk bereproduksi yang ditandai

dengan tidak mengalami menstruasi

disebut ….

a. oogenis

b. permatogenesis

c. ovulasi

d. menopause

8. Selaput yang membatasi ruangan terdapatnya

embrio dan menghasilkan

getah berupa air ketuban disebut ….

a. alantois c. korion

b. amnion d. salkus vitellinus

9. Penyakit pada sistem reproduksi yang

disebabkan virus adalah ….

a. sifilis c. AIDS

b. gonore d. herpes genetalis

10. Berikut ini termasuk penyakit pada

sistem reproduksi, kecuali ….

a. gonore c. herpes genetalis

b. sifilis d. AIDS

B. Jawablah soal-soal berikut dengan singkat dan tepat.

1. Mengapa pembuahan pada manusia

disebut fertilisasi internal?

2. Jelaskan fungsi vas defferens.

3. Apakah yang dimaksud menopause?

4. Bagaimanakah posisi korion terhadap

amnion?

5. Sebutkan dua penyakit pada sistem

reproduksi yang disebabkan oleh

virus.

Bioteknologi

Standard

A. PENGERTIAN BIOTEKNOLOGI
Bioteknologi adalah pemanfaatan prinsip-prinsip ilmiah yang
menggunakan makhluk hidup untuk menghasilkan produk dan jasa
guna kepentingan manusia. Ilmu-ilmu pendukung dalam bioteknologi
meliputi mikrobiologi, biokimia, genetika, biologi sel, teknik
kimia, dan enzimologi. Dalam bioteknologi biasanya digunakan
mikroorganisme atau bagian-bagiannya untuk meningkatkan nilai
tambah suatu bahan.
B. BIOTEKNOLOGI KONVENSIONAL
DAN MODERN
Bioteknologi dapat digolongkan menjadi bioteknologi konvensional/
tradisional dan modern. Bioteknologi konvensional merupakan
bioteknologi yang memanfaatkan mikroorganisme untuk
memproduksi alkohol, asam asetat, gula, atau bahan makanan,
seperti tempe, tape, oncom, dan kecap.
Mikroorganisme dapat mengubah bahan pangan. Proses
yang dibantu mikroorganisme, misalnya dengan fermentasi, hasilnya
antara lain tempe, tape, kecap, dan sebagainya termasuk keju
dan yoghurt. Proses tersebut dianggap sebagai bioteknologi masa
lalu. Ciri khas yang tampak pada bioteknologi konvensional, yaitu
adanya penggunaan makhluk hidup secara langsung dan belum tahu
adanya penggunaan enzim.
1. Pengolahan Bahan Makanan
a. Pengolahan produk susu
Susu dapat diolah menjadi bentuk-bentuk baru, seperti
yoghurt, keju, dan mentega.
1) Yoghurt
Untuk membuat yoghurt, susu dipasteurisasi terlebih dahulu,
selanjutnya sebagian besar lemak dibuang. Mikroorganisme
yang berperan dalam pembuatan yoghurt, yaitu Lactobacillus
bulgaricus dan Streptococcus thermophillus. Kedua bakteri tersebut
ditambahkan pada susu dengan jumlah yang seimbang, selanjutnya

disimpan selama ± 5 jam pada temperatur 45oC. Selama penyimpanan
tersebut pH akan turun menjadi 4,0 sebagai akibat dari kegiatan
bakteri asam laktat. Selanjutnya susu didinginkan dan dapat
diberi cita rasa.
2) Keju
Dalam pembuatan keju digunakan bakteri asam laktat, yaitu
Lactobacillus dan Streptococcus. Bakteri tersebut berfungsi memfermentasikan
laktosa dalam susu menjadi asam laktat.
Proses pembuatan keju diawali dengan pemanasan susu
dengan suhu 90oC atau dipasteurisasi, kemudian didinginkan sampai
30oC. Selanjutnya bakteri asam laktat dicampurkan. Akibat dari
kegiatan bakteri tersebut pH menurun dan susu terpisah menjadi
cairan whey dan dadih padat, kemudian ditambahkan enzim renin
dari lambung sapi muda untuk mengumpulkan dadih. Enzim renin
dewasa ini telah digantikan dengan enzim buatan, yaitu klimosin.
Dadih yang terbentuk selanjutnya dipanaskan pada temperatur
32oC – 420oC dan ditambah garam, kemudian ditekan untuk
membuang air dan disimpan agar matang. Adapun whey yang
terbentuk diperas lalu digunakan untuk makanan sapi.
3) Mentega
Pembuatan mentega menggunakan mikroorganisme Streptococcus
lactis dan Lectonostoceremoris. Bakteri-bakteri tersebut
membentuk proses pengasaman. Selanjutnya, susu diberi cita rasa
tertentu dan lemak mentega dipisahkan. Kemudian lemak mentega
diaduk untuk menghasilkan mentega yang siap dimakan.
b. Produk makanan nonsusu
1) Kecap
Dalam pembuatan kecap, jamur, Aspergillus oryzae dibiakkan
pada kulit gandum terlebih dahulu. Jamur Aspergillus oryzae
bersama-sama dengan bakteri asam laktat yang tumbuh pada kedelai
yang telah dimasak menghancurkan campuran gandum.
Setelah proses fermentasi karbohidrat berlangsung cukup lama
akhirnya akan dihasilkan produk kecap.
2) Tempe
Tempe kadang-kadang dianggap sebagai bahan makanan
masyarakat golongan menengah ke bawah, sehingga masyarakat
merasa gengsi memasukkan tempe sebgai salah satu menu makanannya.
Akan tetapi, setelah diketahui manfaatnya bagi kesehatan,
tempe mulai banyak dicari dan digemari masyarakat dalam
maupun luar negeri. Jenis tempe sebenarnya sangat beragam, bergantung
pada bahan dasarnya, namun yang paling luas penyebarannya
adalah tempe kedelai.

Tempe mempunyai nilai gizi yang baik. Di samping itu tempe
mempunyai beberapa khasiat, seperti dapat mencegah dan mengendalikan
diare, mempercepat proses penyembuhan duodenitis, memperlancar
pencernaan, dapat menurunkan kadar kolesterol, dapat
mengurangi toksisitas, meningkatkan vitalitas, mencegah anemia,
menghambat ketuaan, serta mampu menghambat resiko jantung
koroner, penyakit gula, dan kanker.
Untuk membuat tempe, selain diperlukan bahan dasar kedelai
juga diperlukan ragi. Ragi merupakan kumpulan spora mikroorganisme,
dalam hal ini kapang. Dalam proses pembuatan tempe
paling sedikit diperlukan empat jenis kapang dari genus Rhizopus,
yaitu Rhyzopus oligosporus, Rhyzopus stolonifer, Rhyzopus
arrhizus, dan Rhyzopus oryzae. Miselium dari kapang tersebut akan
mengikat keping-keping biji kedelai dan memfermentasikannya
menjadi produk tempe. Proses fermentasi tersebut menyebabkan
terjadinya perubahan kimia pada protein, lemak, dan karbohidrat.
Perubahan tersebut meningkatkan kadar protein tempe sampai
sembilan kali lipat.

c) Tape
Tape dibuat dari bahan dasar ketela pohon dengan
menggunakan sel-sel ragi. Ragi menghasilkan enzim yang dapat
mengubah zat tepung menjadi produk yang berupa gula dan
alkohol. Masyarakat kita membuat tape tersebut berdasarkan
pengalaman.
2. Bioteknologi Bidang Pertanian
a. Penanaman secara hidroponik
Hidroponik berasal dari kata bahasa Yunani hydro yang berarti
air dan ponos yang berarti bekerja. Jadi, hidroponik artinya
pengerjaan air atau bekerja dengan air. Dalam praktiknya hidroponik
dilakukan dengan berbagai metode, tergantung media yang digunakan.
Adapun metode yang digunakan dalam hidroponik, antara
lain metode kultur air (menggunakan media air), metode kultur pasir
(menggunakan media pasir), dan metode porus (menggunakan
media kerikil, pecahan batu bata, dan lain-lain). Metode yang tergolong
berhasil dan mudah diterapkan adalah metode pasir.

Pada umumnya orang bertanam dengan menggunakan tanah.
Namun, dalam hidroponik tidak lagi digunakan tanah, hanya
dibutuhkan air yang ditambah nutrien sebagai sumber makanan bagi
tanaman. Apakah cukup dengan air dan nutrien? Bahan dasar yang
dibutuhkan tanaman adalah air, mineral, cahaya, dan CO2. Cahaya

telah terpenuhi oleh cahaya matahari. Demikian pula CO2 sudah
cukup melimpah di udara. Sementara itu kebutuhan air dan mineral
dapat diberikan dengan sistem hidroponik, artinya keberadaan tanah
sebenarnya bukanlah hal yang utama.
Beberapa keuntungan bercocok tanam dengan hidroponik,
antara lain tanaman dapat dibudidayakan di segala tempat; risiko
kerusakan tanaman karena banjir, kurang air, dan erosi tidak ada;
tidak perlu lahan yang terlalu luas; pertumbuhan tanaman lebih
cepat; bebas dari hama; hasilnya berkualitas dan berkuantitas tinggi;
hemat biaya perawatan.
Jenis tanaman yang telah banyak dihidroponikkan dari
golongan tanaman hias antara lain Philodendron, Dracaena, Aglonema,
dan Spatyphilum. Golongan sayuran yang dapat dihidroponikkan,
antara lain tomat, paprika, mentimun, selada, sawi, kangkung,
dan bayam. Adapun jenis tanaman buah yang dapat dihidroponikkan,
antara lain jambu air, melon, kedondong bangkok, dan
belimbing.

b. Penanaman secara aeroponik
Aeroponik berasal dari kata aero yang berarti udara dan
ponos yang berarti daya. Jadi, aeroponik adalah pemberdayaan
udara. Sebenarnya aeroponik merupakan tipe hidroponik (memberdayakan
air), karena air yang berisi larutan unsur hara disemburkan
dalam bentuk kabut hingga mengenai akar tanaman. Akar
tanaman yang ditanam menggantung akan menyerap larutan hara
tersebut.
Prinsip dari aeroponik adalah sebagai berikut. Helaian
styrofoam diberi lubang-lubang tanam dengan jarak 15 cm. Dengan
menggunakan ganjal busa atau rockwool, anak semai sayuran
ditancapkan pada lubang tanam. Akar tanaman akan menjuntai
bebas ke bawah. Di bawah helaian styrofoam terdapat sprinkler
(pengabut) yang memancarkan kabut larutan hara ke atas hingga
mengenai akar.
3. Bioteknologi Modern
Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, para ahli
telah mulai lagi mengembangkan bioteknologi dengan memanfaatkan
prinsip-prinsip ilmiah melalui penelitian. Dalam bioteknologi
modern orang berupaya dapat menghasilkan produk secara efektif
dan efisien.
Dewasa ini, bioteknologi tidak hanya dimanfaatkan dalam
industri makanan tetapi telah mencakup berbagai bidang, seperti
rekayasa genetika, penanganan polusi, penciptaan sumber energi,
dan sebagainya. Dengan adanya berbagai penelitian serta perkembangan
ilmu pengetahuan dan teknologi, maka bioteknologi makin
besar manfaatnya untuk masa-masa yang akan datang. Beberapa
penerapan bioteknologi modern sebagai berikut.
a. Rekayasa genetika
Rekayasa genetika merupakan suatu cara memanipulasikan
gen untuk menghasilkan makhluk hidup baru dengan sifat yang
diinginkan. Rekayasa genetika disebut juga pencangkokan gen atau
rekombinasi DNA.

Dalam rekayasa genetika digunakan DNA untuk menggabungkan
sifat makhluk hidup. Hal itu karena DNA dari setiap
makhluk hidup mempunyai struktur yang sama, sehingga dapat
direkomendasikan. Selanjutnya DNA tersebut akan mengatur sifatsifat
makhluk hidup secara turun-temurun.
Untuk mengubah DNA sel dapat dilakukan melalui banyak
cara, misalnya melalui transplantasi inti, fusi sel, teknologi plasmid,
dan rekombinasi DNA.
1) Transplantasi inti
Transplantasi inti adalah pemindahan inti dari suatu sel ke sel
yang lain agar didapatkan individu baru dengan sifat sesuai dengan
inti yang diterimanya. Transplantasi inti pernah dilakukan terhadap
sel katak. Inti sel yang dipindahkan adalah inti dari sel-sel usus katak
yang bersifat diploid. Inti sel tersebut dimasukkan ke dalam ovum
tanpa inti, sehingga terbentuk ovum dengan inti diploid. Setelah
diberi inti baru, ovum membelah secara mitosis berkali-kali
sehingga terbentuklah morula yang berkembang menjadi blastula.
Blastula tersebut selanjutnya dipotong-potong menjadi banyak sel
dan diambil intinya. Kemudian inti-inti tersebut dimasukkan ke
dalam ovum tanpa inti yang lain. Pada akhirnya terbentuk ovum
berinti diploid dalam jumlah banyak. Masing-masing ovum akan
berkembang menjadi individu baru dengan sifat dan jenis kelamin
yang sama.
2) Fusi sel
Fusi sel adalah peleburan dua sel baik dari spesies yang sama
maupun berbeda supaya terbentuk sel bastar atau hibridoma. Fusi
sel diawali oleh pelebaran membran dua sel serta diikuti oleh
peleburan sitoplasma (plasmogami) dan peleburan inti sel (kariogami).
Manfaat fusi sel, antara lain untuk pemetaan kromosom,
membuat antibodi monoklonal, dan membentuk spesies baru. Di
dalam fusi sel diperlukan adanya:
a) sel sumber gen (sumber sifat ideal);
b) sel wadah (sel yang mampu membelah cepat);
c) fusigen (zat-zat yang mempercepat fusi sel).
3) Teknologi plasmid
Plasmid adalah lingkaran DNA kecil yang terdapat di dalam
sel bakteri atau ragi di luar kromosomnya. Sifat-sifat plasmid, antara
lain:
a) merupakan molekul DNA yang mengandung gen tertentu;
b) dapat beraplikasi diri;
c) dapat berpindah ke sel bakteri lain;
d) sifat plasmid pada keturunan bakteri sama dengan plasmid induk.
Karena sifat-sifat tersebut di atas plasmid digunakan sebagai
vektor atau pemindah gen ke dalam sel target.

4) Rekombinasi DNA
Rekombinasi DNA adalah proses penggabungan DNA-DNA
dari sumber yang berbeda. Tujuannya adalah untuk menyambungkan
gen yang ada di dalamnya. Oleh karena itu, rekombinasi
DNA disebut juga rekombinasi gen.
Rekombinasi DNA dapat dilakukan karena alasan-alasan
sebagai berikut.
1) Struktur DNA setiap spesies makhluk hidup sama.
2) DNA dapat disambungkan
b. Bioteknologi bidang kedokteran
Bioteknologi mempunyai peran penting dalam bidang kedokteran,
misalnya dalam pembuatan antibodi monoklonal, vaksin,
antibiotika dan hormon.
1) Pembuatan antibodi monoklonal
Antibodi monoklonal adalah antibodi yang diperoleh dari
suatu sumber tunggal. Manfaat antibodi monoklonal, antara lain:
a) untuk mendeteksi kandungan hormon korionik gonadotropin dalam
urine wanita hamil;
b) mengikat racun dan menonaktifkannya;
c) mencegah penolakan tubuh terhadap hasil transplantasi jaringan
lain.
2) Pembuatan vaksin
Vaksin digunakan untuk mencegah serangan penyakit terhadap
tubuh yang berasal dari mikroorganisme. Vaksin didapat dari
virus dan bakteri yang telah dilemahkan atau racun yang diambil
dari mikroorganisme tersebut.
3) Pembuatan antibiotika
Antibiotika adalah suatu zat yang dihasilkan oleh organisme
tertentu dan berfungsi untuk menghambat pertumbuhan organisme
lain yang ada di sekitarnya. Antibiotika dapat diperoleh dari jamur
atau bakteri yang diproses dengan cara tertentu.
Zat antibiotika telah mulai diproduksi secara besar-besaran
pada Perang Dunia II oleh para ahli dari Amerika Serikat dan
Inggris.
4) Pembuatan hormon
Dengan rekayasa DNA, dewasa ini telah digunakan mikroorganisme
untuk memproduksi hormon. Hormon-hormon yang
telah diproduksi, misalnya insulin, hormon pertumbuhan, kortison,
dan testosteron.

c. Bioteknologi bidang pertanian
Dewasa ini perkembangan industri maju dengan pesat.
Akibatnya, banyak lahan pertanian yang tergeser, lebih-lebih di
daerah sekitar perkotaan. Di sisi lain kebutuhan akan hasil pertanian
harus ditingkatkan seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk.
Untuk mendukung hal tersebut, dewasa ini telah dikembangkan
bioteknologi di bidang pertanian. Beberapa penerapan bioteknologi
pertanian sebagai berikut.
1) Pembuatan tumbuhan yang mampu mengikat nitrogen
Nitrogen (N2) merupakan unsur esensial dari protein DNA
dan RNA. Pada tumbuhan polong-polongan sering ditemukan nodul
pada akarnya. Di dalam nodul tersebut terdapat bakteri Rhizobium
yang dapat mengikat nitrogen bebas dari udara, sehingga tumbuhan
polong-polongan dapat mencukupi kebutuhan nitrogennya sendiri.
Dengan bioteknologi, para peneliti mencoba mengembangkan
agar bakteri Rhizobium dapat hidup di dalam akar selain tumbuhan
polong-polongan. Di samping, itu juga berupaya meningkatkan
kemampuan bakteri dalam mengikat nitrogen dengan teknik
rekombinasi gen.
Kedua upaya di atas dilakukan untuk mengurangi atau meniadakan
penggunaan pupuk nitrogen yang dewasa ini banyak
digunakan di lahan pertanian dan menimbulkan efek samping yang
merugikan.
2) Pembuatan tumbuhan tahan hama
Tanaman yang tahan hama dapat dibuat melalui rekayasa
genetika dengan rekombinasi gen dan kultur sel. Contohnya, untuk
mendapatkan tanaman kentang yang kebal penyakit maka diperlukan
gen yang menentukan sifat kebal penyakit. Gen tersebut, kemudian
disisipkan pada sel tanaman kentang. Sel tanaman kentang
tersebut, kemudian ditumbuhkan menjadi tanaman kentang yang
tahan penyakit. Selanjutnya tanaman kentang tersebut dapat diperbanyak
dan disebarluaskan.
d. Bioteknologi bidang peternakan
Dengan bioteknologi dapat dikembangkan produk-produk
peternakan. Produk tersebut, misalnya berupa hormon pertumbuhan
yang dapat merangsang pertumbuhan hewan ternak. Dengan
rekayasa genetika dapat diciptakan hormon pertumbuhan hewan
buatan atau BST (Bovin Somatotropin Hormon). Hormon tersebut
direkayasa dari bakteri yang, jika diinfeksikan pada hewan dapat
mendorong pertumbuhan dan menaikkan produksi susu sampai
20%.

e. Bioteknologi bahan bakar masa depan
Kamu sudah mengetahui bahwa bahan bakar minyak
termasuk sumber daya yang tidak bisa diperbarui. Oleh karena itu,
suatu saat akan habis. Hal itu merupakan tantangan bagi para
ilmuwan untuk menemukan bahan bakar pengganti yang diproduksi
melalui bioteknologi.
Saat ini telah ditemukan dua jenis bahan bakar yang diproduksi
dari fermentasi limbah, yaitu gasbio (metana) dan gasahol
(alkohol).
Alternatif bahan bakar masa depan untuk menggantikan
minyak, antara lain adalah biogas dan gasohol. Biogas dibuat dalam
fase anaerob dalam fermentasi limbah kotoran makhluk hidup. Pada
fase anaerob akan dihasilkan gas metana yang dibakar dan digunakan
untuk bahan bakar.

Di negara Cina, dan India terdapat beberapa kelompok masyarakat
yang hidup di desa yang telah menerapkan teknologi
fermenter gasbio untuk menghasilkan metana. Bahan baku teknologi
fermenter tersebut adalah feses hewan, daun-daunan, kertas,
dan lain-lain yang akan diuraikan oleh bakteri dalam fermenter.
Sedangkan teknologi gasohol telah dikembangkan oleh
negara Brazil sejak harga minyak meningkat sekitar tahun 1970.
Gasohol dihasilkan dari fermentasi kapang terhadap gula tebu yang
melimpah. Gasohol bersifat murah, dapat diperbarui dan tidak
menimbulkan polusi.
f. Bioteknologi pengolahan limbah
Kaleng, kertas bekas, dan sisa makanan, sisa aktivitas
pertanian atau industri merupakan bahan yang biasanya sudah tak
dikehendaki oleh manusia. Bahan-bahan tersebut dinamakan limbah
atau sampah. Keberadaan limbah sangat mengancam lingkungan.
Oleh karena itu, harus ada upaya untuk menanganinya. Penanganan
sampah dapat dilakukan dengan berbagai cara, misalnya dengan
ditimbun, dibakar, atau didaur ulang. Di antara semua cara tersebut
yang paling baik adalah dengan daur ulang.

Salah satu contoh proses daur ulang sampah yang telah diuji
pada beberapa sampah tumbuhan adalah proses pirolisis. Proses
pirolisis yaitu proses dekomposisi bahan-bahan sampah dengan
suhu tinggi pada kondisi tanpa oksigen. Dengan cara ini sampah
dapat diubah menjadi arang, gas (misal: metana) dan bahan
anorganik.
Bahan-bahan tersebut dapat dimanfaatkan kembali sebagai
bahan bakar. Kelebihan bahan bakar hasil proses ini adalah
rendahnya kandungan sulfur, sehingga cukup mengurangi tingkat
pencemaran. Bahan hasil perombakan zat-zat makroorganik (dari
hewan, tumbuhan, manusia ataupun gabungannya) secara biologiskimiawi
dengan bantuan mikroorganisme (misalnya bakteri, jamur)
serta oleh hewan-hewan kecil disebut kompos.
Dalam pembuatan kompos, sangat diperlukan mikroorganisme.
Jenis mikroorganisme yang diperlukan dalam pembuatan kompos
bergantung pada bahan organik yang digunakan serta proses
yang berlangsung (misalnya proses itu secara aerob atau anaerob).
Selama proses pengomposan terjadilah penguraian, misalnya
selulosa, pembentukan asam organik terutama asam humat yang
penting dalam pembuatan humus. Hasil pengomposan bermanfaat
sebagai pupuk.
Bioteknologi dapat diterapkan dalam pengolahan limbah,
misalnya menguraikan minyak, air limbah, dan plastik. Cara lain
dalam mengatasi polusi minyak, yaitu dengan menggunakan
pengemulsi yang menyebabkan minyak bercampur dengan air
sehingga dapat dipecah oleh mikroba. Salah satu zat pengemulsi,
yaitu polisakarida yang disebut emulsan, diproduksi oleh bakteri
Acinetobacter calcoaceticus. Dengan bioteknologi, pengolahan
limbah menjadi terkontrol dan efektif. Pengolahan limbah secara
bioteknologi melibatkan kerja bakteri-bakteri aerob dan anaerob.

C. DAMPAK PENERAPAN BIOTEKNOLOGI

Bioteknologi, terutama rekayasa genetika, pada awalnya
diharapkan dapat menjelaskan berbagai macam persoalan dunia
seperti, polusi, penyakit, pertanian, dan sebagainya. Akan tetapi,
dalam kenyataannya juga menimbulkan dampak yang membawa
kerugian. Bagaimana dampak penerapan bioteknologi?
1. Dampak terhadap Lingkungan
Pelepasan organisme transgenik (berubah secara genetik) ke
alam bebas dapat menimbulkan dampak berupa pencemaran biologi
yang dapat lebih berbahaya daripada pencemaran kimia dan nuklir.
Dengan keberadaan rekayasa genetika, perubahan genotipe
tidak terjadi secara alami sesuai dengan dinamika populasi, melainkan
menurut kebutuhan pelaku bioteknologi itu. Perubahan
drastis ini akan menimbulkan bahaya, bahkan kehancuran. “Menciptakan”
makhluk hidup yang seragam bertentangan dengan prinsip
di dalam biologi sendiri, yaitu keanekaragaman.
2. Dampak terhadap Kesehatan
Produk rekayasa di bidang kesehatan dapat juga menimbulkan
masalah serius. Contohnya adalah penggunaan insulin hasil
rekayasa telah menyebabkan 31 orang meninggal di Inggris. Tomat
Flavr Savrt diketahui mengandung gen resisten terhadap antibiotik.
Susu sapi yang disuntik dengan hormon BGH disinyalir mengandung
bahan kimia baru yang punya potensi berbahaya bagi
kesehatan manusia.
3. Dampak di Bidang Sosial Ekonomi
Beragam aplikasi rekayasa menunjukkan bahwa bioteknologi
mengandung dampak ekonomi yang membawa pengaruh kepada
kehidupan masyarakat.
Produk bioteknologi dapat merugikan petani kecil. Penggunaan
hormon pertumbuhan sapi (bovine growth hormone: BGH)
dapat meningkatkan produksi susu sapi sampai 20% niscaya akan
menggusur peternak kecil. Dengan demikian, bioteknologi dapat
menimbulkan kesenjangan ekonomi.
Dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi, tembakau, cokelat,
kopi, gula, kelapa, vanili, ginseng, dan opium akan dapat dihasilkan
melalui modifikasi genetika tanaman lain, sehingga akan menyingkirkan
tanaman aslinya. Dunia ketiga sebagai penghasil tanamantanaman
tadi akan menderita kerugian besar.

4. Dampak terhadap Etika
Menyisipkan gen makhluk hidup lain memiliki dampak etika
yang serius. Menyisipkan gen mahkluk hidup lain yang tidak
berkerabat dianggap melanggar hukum alam dan sulit diterima masyarakat.
Mayoritas orang Amerika berpendapat bahwa pemindahan
gen itu tidak etis, 90% menentang pemindahan gen manusia ke
hewan, 75% menentang pemindahan gen hewan ke hewan lain.
Bahan pangan transgenik yang tidak berlabel juga membawa
konsekuensi bagi penganut agama tertentu. Bagaimana hukumnya
bagi penganut agama Islam, kalau gen babi disisipkan ke dalam
buah semangka? Penerapan hak paten pada makhluk hidup hasil
rekayasa merupakan pemberian hak pribadi atas makhluk hidup. Hal
itu bertentangan dengan banyak nilai-nilai budaya yang menghargai
nilai intrinsik makhluk hidup.

PEWARISAN SIFAT

Gallery

A. MATERI GENETIS Menurut kamu, bagian tubuh manakah yang berperan terhadap pewarisan sifat dari orang tua kepada anaknya? Di dalam setiap sel terdapat faktor pembawaan sifat keturunan (materi genetis), misalnya pada sel tulang, sel darah, dan sel gamet. Substansi genetis tersebut terdapat di dalam inti sel (nukleus), yaitu pada kromosom yang mengandung gen. Gen merupakan […]